Showing posts with label Jenis E. Show all posts
Showing posts with label Jenis E. Show all posts

Tuesday, September 30, 2008

Enau


Enau

(Arenga pinnata, Merr.)

Sinonim :

Familia :
Arecaceae


Uraian :
Enau (Arangapinnata) termasuk jenis palma, berakar kuat dan menjalar ke mana-mana. Enau mempunyai banyak manfaat bagi manusia, antara lain: dari kelopak bunga jantan dapat menghasilkan nira sebagai bahan untuk gula aren, buahnya dapat dibuat kolang kaling untuk campuran makanan/minuman, ijuk untuk resapan air, kesed dan sapu. Enau yang sudah berusia 15-20 tahu dapat menghasilkan nira sebanyak 8 liter tiap hari dan bila dimasak dapat menghasilkan 25-35 kilogram kolang-kaling. Namun pada umumnya pohon enau tidak disukai para petani, sebab akarnya menjalar keman-mana dan dapat merusak tanaman di sekitarnya. Enau biasanya tumbuh dan berkembang berkembang biak dengan baik di hutan-hutan.


Nama Lokal :
Sugar Palm (Inggris), Enau (Indonesia), Kawung (Sunda); Aren (Madura), Bak juk (Aceh);


Penyakit Yang Dapat Diobati :
Demam, Sakit perut, Sulit buang air besar ;

Pemanfaatan :
1. Demam
Bahan: 1 gelas air hangat, 1 potong gula aren.
Cara membuat: dicampur dan diaduk sampai merata.
Cara menggunakan: diminum biasa.

2. Sakit Perut
Bahan: 1 gelas air hangat, 1 potong gula aren, asam yang telah
masak secukupnya.
Cara membuat: semua bahan tersebut dicampur dan diaduk sampai
merata, kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum biasa.

3. Sulit Buang air besar
Bahan: 1 gelas air hangat, 1 potong gula aren.
Cara membuat: dicampur dan diaduk sampai merata.
Cara menggunakan: diminum biasa.

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Gula yang dibuat dari nira enau ini belum diketahui secara pasti kandungan kimia yang ada di dalammnya, karena sampai saat ini belum dilakukan penelitian ilmiah. Namun tentang khasiat dari praktek pengobatan tradisional, gula aren sering menjadi pilihan utama.

Ekor Kucing


EKOR KUCING

Acalypha hispida Burm. F

Famili : Euphorbiaceae

Daerah : Jawa : Ekor Kucing, Sunda : Talianjing, Ternate : Lofiti

Asing : Cat’s tail, Gou Wei Hong (Cina)

Sifat Kimiawi : Kaya kandungan kimia antara lain acalyphin, flavonoid, saponin, tanin. Penutup luka dan Peluruh air seni.

Efek Farmakologis : Dalam farmakologi Cina, tanaman ini bersifat Rasa manis, Sejuk, Kelat dan menghentikan pendarahan.

Bagian tanaman yang digunakan : Untai bunga dan daun.
Cara budidaya : Perbanyakan tanam-an dg menggunakan stek batang. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pe-mupukan terutama pupuk dasar
Resep tradisional:

1. MUNTAH DARAH : Bunga di kunyah mentah bersama pinang putih, kalau perlu tambah jahe sedikit, kencur, daun pule yang masih muda. Lakukan sepanjang hari. Atau bunga dilumatkan bersama gula sama banyak, makan.
2. DISENTRI : Untai bunga 10-30 gram, direbus, minum.
3. RADANG USUS : Untai bunga 10-30 gram, direbus, minum.
4. CACINGAN : Untai bunga 10-30 gram, direbus, minum.
5. KUSTA : Daun secukupnya di cuci bersih, tambahkan kencur secukupnya, ditumbuk halus sampai jadi seperti bubur. Di pakai untuk mengoles bagian badan yang luka.